Jusuf Kalla: Hidup Sehat dengan Donor Darah

Written by on May 3, 2012 in Profil, Selebriti - No comments

IKEBAYORAN – Semakin mantap program Palang Merah Indonesia (PMI) dalam misinya merubah aksi donor darah sebagai bentuk gaya hidup baru. Gebrakan ini tentunya berkat Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI yang telah lama menggemborkan “Donor Darah Sebagai Gaya Hidup”, hal ini tidak lepas dari masih minimnya stok darah di Indonesia jika di bandingkan jumlah penduduknya.

Beberapa waktu lalu, berdasarkan fakta terbaru bahwa stok darah di PMI sempat menipis dan hanya cukup untuk kebutuhan 1 bulan ke depan. Oleh karena itu Jusuf Kalla mengajak semua masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup atau bahasa kerennya lifestyle

Maka di satu kesempatan, Kebayoran Online berhasil menemui mantan wakil presiden RI periode 2004 – 2009 itu untuk menuturkan langkah beliau dalam menyelesaikan permasalahan stok darah yang semakin krisis di Indonesia. Mantan pejabat yang akrab disapa JK itu memang dikenal dengan ide-ide dan solusi-solusi yang cukup brilian demi mensejahterakan masyarakat banyak

“Rumah sakit di Jakarta sudah tersebar dimana-mana tapi kebutuhan darah terus mengalami masalah, baik terlambat pengantaran maupun kurangnya sarana dan fasilitas yang memadai. Dahulu, waktu perjalanan darah yang ditempuh sangat singkat, tapi karena bertambahnya penduduk jalanan makin macet. Itulah sebabnya harus ditambahkannya rumah sakit-rumah sakit yang memadai,” tutur mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Jusuf Kalla lebih lanjut menjelaskan bahwa target sebanyak 500 kantung darah dapat tercapai dan akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Pada donor darah yang kami gelar 9 November 2011 lalu, kami berhasil mengumpulkan 557 kantung darah dari para pendonor, melihat hal ini, kami optimis bahwa donor darah kali ini akan berhasil mengumpulkan lebih banyak lagi kantung-kantung darah,” paparnya.

Bahkan Jusuf Kalla mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke) terkait lambannya distribusi darah di Jakarta. Menurut Kalla, Kondisi seperti kemacetan yang terjadi di Jakarta dan rumah sakit yang semakin banyak dan menyebar menjadi salah satu penyebab lambannya distribusi darah ini.

“Saya setuju dengan Gubernur DKI Fauzi Bowo untuk menambah lagi tiga tempat pusat distribusi darah. Selama ini yang membutuhkan darah ke Kramat, dari banyak rumah sakit di Jakarta, akibatnya macet,” ujar Kalla.

Perlu diketahui, Target pasokan kantong darah di wilayah Jakarta sekitar 400 sampai 500 ribu per tahun. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah berencana menyiapkan stand khusus donor darah pada gelaran Jakarta Great Sale bulan Juni mendatang.

Secara kebetulan di hari yang sama, peran PMI tengah dilakukan pada kegiatan rutin donor darah yang digelar oleh Senayan City yang bertajuk ‘Give Blood Save Lives’ di Pre Function, The Hall, Lantai 8 Senayan City. Kegiatan yang mengkampanyekan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat ini dihadiri Fauzi Bowo (Gubernur DKI Jakarta), H.M. Jusuf Kalla (Ketua Umum PMI Indonesia), Trihatma K. Haliman (Presdir Agung Podomoro Land), Ibu Rini Sutiyoso (Ketua Umum PMI DKI Jakarta) dan Handaka Santosa (CEO Senayan City)

“Kami sangat berterimakasih atas dukungan Senayan City selama ini yang terus menerus konsisten dalam penyelenggaraan donor darah dan telah berhasil menjadi pelopor bagi tempat-tempat lainnya dengan program serupa. Hal ini tentu sangat membantu PMI dalam menggalang pengumpulan kantung-kantung darah dalam jumlah besar,” jelas pria kelahiran Bone 15 Mei 1942 itu.

Jusuf Kalla adalah pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group. Bisnis keluarga Kalla tersebut meliputi beberapa kelompok perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi. Di Makassar, Jusuf Kalla dikenal akrab disapa oleh masyarakat dengan panggilan Daeng Ucu.

Pengalaman organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan Jusuf Kalla antara lain adalah Pelajar Islam Indonesia (PII) Cabang Sulawesi Selatan 1960 – 1964, Ketua HMI Cabang Makassar tahun 1965-1966, Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) 1965-1966, serta Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) tahun 1967-1969.

Sebelum terjun ke politik, Jusuf Kalla pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Sulawesi Selatan. Hingga kini, ia pun masih menjabat Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) di alamamaternya Universitas Hasanuddin, setelah terpilih kembali pada musyawarah September 2006.

Jusuf Kalla menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Presiden RI yang ke-4), tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibat KKN. Jusuf Kalla kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri (Presiden RI yang ke-5).

Jusuf Kalla kemudian mengundurkan diri sebagai menteri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dengan kemenangan yang diraih oleh Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI yang ke-6, secara otomatis Jusuf Kalla juga berhasil meraih jabatan sebagai Wakil Presiden RI yang ke-10. Bersama-sama dengan Susilo Bambang Yudhoyono, keduanya menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama kali dipilih secara langsung oleh rakyat.

Ia menjabat sebagai ketua umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak Desember 2004 hingga 9 Oktober 2009. Pada 10 Januari 2007, ia melantik 185 pengurus Badan Penelitian dan Pengembangan Kekaryaan Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golongan Karya di Slipi, Jakarta Barat, yang mayoritas anggotanya adalah cendekiawan, pejabat publik, pegawai negeri sipil, pensiunan jenderal, dan pengamat politik yang kebanyakan bergelar master, doktor, dan profesor.

Saat ini, melalui Munas Palang Merah Indonesia ke XIX, Jusuf Kalla terpilih menjadi ketua umum Palang Merah Indonesia periode 2009-2014. Pada tanggal 10 September 2011, Jusuf Kalla mendapat penganugerahan doktor Honoris Causa dari Universitas Hasanuddin, Makassar.(IMO)

Leave a Comment

                       

www.RoyalVegasCasino.com. Online Roulette on qualifying offers. the latest. bästa online casino FreeSpinsSlots.net is the place to find free spins on the best slots around. Review of Party Casino Australia Online Gaming.
bra bonuserbjudande Play Ramesses Riches online pokies with free spins. Find the best Aussie Slots, Pokie Slot Machines Online reviewed by our team of spelautomater best odds, secure transactions, and a truly remarkable gaming experience. Most popular free slot machines from Playtech, RealTime and 888Holdings. Online Blackjack Using sophisticated computer networks that rely on servers that set payouts and
kebayoran